Januar Arifin

Pendakian Gunung Gede Via Putri 2958mdpl

Posted by Januar arifin on Saturday, 29 December 2012

Pendakian Akhir tahun ini menuju Gunung Gede 2958mdpl. Kali ini saya mendaki berniat untuk mengantarkan seorang saudara saya dari Solo yang bertemu saat mendaki Semeru Juni lalu. Tulisan ini juga saya copy-paste dari Blognya, sekali-kali tulisan dari sudut pandang yang berbeda biar lebih menarik :D.
Berikut catatan saudara Saad Fajrul pada saat mendaki Gunung Gede 2958mdpl ::

we come as strangers, but left as brothers
Itulah bunyi tulisan yang tertera pada baju saya, baju yang penuh kenangan, baju yang saya terima dari teman-teman (kakak-kakak) saya di tempat penuh kenangan pula, puncak gede(2.958 mdpl).
setelah semeru, gunung gede adalah target saya pada tahun 2012, yang alhamdulillah bisa saya kunjungi di penghujung tahun 2012.

Jumat, 21 Desember 2012

Siang hari setelah shalat jum’at saya bertolak bersama rombongan (Dudunk, Janu, Sani, Ramdan, Irwan) menuju terminal leuwi panjang dengan mengendarai pedati, tau pedati kan? itu loh yang ditarik kuda. Sesampainya di Leuwi panjang kami naik bus jurusan Bandung-Jakarta via Puncak. Perjalanan yang cukup membosankan karena rombongan saya tertidur pulas sedangkan saya hanya bisa menatap pemandangan di luar jendela yang menyuguhkan bukit-bukit dengan gerimis yang sedikit menutupi pemandangan. Ketika kami turun di Cipanas, Cianjur hari sudah gelap. Alangkah terkejutnya saya ketika tahu dimana kami turun. Istana Presiden ternyata. Wow. Saya baru tahu jika presiden juga memiliki istana di Cianjur(anak IPA bu). Kabar buruk berhembus dari Jakarta. Rombongan dari Jakarta ternyata baru akan bertolak meninggalkan Jakarta sekitar pukul 23.00. wah, musti sabar dulu nih.

Ketika 2 rombongan bertemu dan bergabung rasa itu kembali. sensasi yang selalu hadir setiap akan mendaki gunung. Tapi, chemistry bersama mereka memang berbeda. Tidak membuang-buang waktu kami segera bergerak menuju basecamp untuk beristirahat.

Musibah memang selalu datang tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. ternyata SIMAKSI (Surat Izin Masuk Area Konservasi) punya kami tertukar dengan entah milik siapa, walhasil kami harus mengurusnya terlebih dahulu. Disinilah perang Bang Janu menjadi pahlawan kami. Dia menerjang aral rintangan bersama mas-mas tukang ojek dengan gagah berani. Mereka melesat bagaikan anak panah menuju Cibodas. Dan akhirnya dia kembali dengan membawa hasil bumi, oh maaf, SIMAKSI baru. yeay bisa naik nih.

Pukul 12.30 kami memulai trekking. WOW. look at the river! ada sungai di tengah jalan. suatu hal yang belum pernah saya jumpai sebelumnya. Tanpa babibu saya langsung menyergap sungai berair sejuk tersebut. tapi ternyata musibah kembali datang. AA Irwan mendapat gangguan, ternyata lengannya baru selesai mengalami perawatan atas kecelakaan yang menerpanya beberapa waktu yang lalu, walhasil dia harus cabut, hiks.

Perjalanan pun harus berlanjut tanpa aa Irwan. Meskipun begitu kami harus tetap semangat. kejutan kembali hadir. di Pos Payung berdiri dengan kokohnya warung kopi. WOW. minum dulu nih. Selepas itu kami disuguhi Lawang Seketeng. sungguh tanjakan yang menguras tenaga, percayalah. selepas itu sampailah kami di Simpang Maleber. setelah sukses melewati Simpang Maleber hal yang saya nantikan tiba juga. SURYAKENCANA!! Sungguh sulit dipercaya akhirnya saya bisa kesini alhamdulillah Allahuakbar. disini lah kami menginap.

Minggu, 23 Desember 2012
Tidur 9 jam benar-benar mengembalikan stamina saya. Summit attack pun saya lalui tanpa kendala yang berarti. akhirnya salah satu impian saya terkabul. 

Saad dan Si Janu
Keceriaan selalu hadir di gunung



Ganung?? singkatan baru

Full team Semeru

Setelah itu kami makan-makan untuk mengisi perut. Barulah sekitar pukul 10.00 kami turun menuju desa kembali. Tercatat Pukul 13.00 kami telah tiba di desa kembali turun dengan berlari tanpa henti. Kemudian kami terpisah lagi, tim Jakarta dan tim Bandung.

Begitulah cerita singkat dari Saad Fajrul  tentang pendakian Gunung Gede via Putri nya. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Salam Lestari sampai jumpa di Pendakian Si Janu Lainnya.



Tambahkan Komentar

Berikan Komentar Anda: