Salam jumpa kembali para petualang dan pembaca Janu Jalan Jalan. Kali ini bertepatan dengan momen bulan puasa, saya akan membahas sedikit tentang tips mendaki saat bulan puasa. Bagi pendaki yang non-muslim mungkin tips ini tidak begitu berguna, namun bagi pendaki yang muslim mudah-mudahan berguna.
Kegiatan mendaki gunung memang sangat membutuhkan asupan makanan yang baik dan cukup untuk menjaga kesehatan pendaki di gunung. Bagaimana jika kita ingin mendaki tetapi dalam keadaan berpuasa? Seperti biasa saya akan berbagi sedikit tips-nya dan saya juga akan mengajak pembaca untuk sharing pengalamannya juga di kolom komentar.
Berikut tips mendaki gunung saat puasa :
1.Rencanakan Pendakian yang Matang
Buatlah manajemen perjalanan yang tepat, seperti tujuan, waktu, peserta, anggaran keuangan, dll. >> Manajemen Perjalanan Lengkap <<
2. Pilihlah Tujuan Pendakian yang Tidak Terlalu Berat
Pilihlah gunung yang akan dituju dengan medan yang tidak begitu berat agar tetap bisa menjalankan ibadah puasa .Dalam menentukan tujuan pendakian, kita harus mengetahui lebih dahulu tentang kesulitan medan pendakian. Lebih baik lagi jika sudah pernah mendaki sebelumnya ke gunung yang akan dituju.
3. Tetap Membawa Peralatan Sesuai Prosedur Keselamatan
Saat kita sedang berpuasa, pasti kita berfikir untuk meringankan barang bawaan. Boleh saja meringankan barang bawaan kita, tetapi kita harus tetap membawa peralatan yang sesuai dengan prosedur keselamatan. Jangan sampai ada yang menyepelekan tentang hal ini.
4. Bawa Logistik yang Cukup dan Bergizi Tinggi
Ketika sudah tiba waktu berbuka puasa, makan lah yang cukup dan bergizi agar bisa memulihkan tenaga kembali.
5. Perhatikan Waktu Saat Mendaki
Bagi pendaki yang berpuasa saya menyarankan untuk memulai mendaki pada malam hari. Mulai mendaki sekitar pukul 20.00 sampai 21.00. Kemudian istirahat dan mendirikan tenda saat pukul 02.00 sampai 04.00 dinihari. Saat di waktu pagi dan siang hari bisa kita manfaatkan untuk beristirahat di tenda dan ekplorasi di sekitar tempat mendirikan tenda.
Bagi pendaki yang tidak terbiasa memulai pendakian malam hari, bisa melakukan pendakian sore hari pukul 15.00 hingga menjelang magrib. Dan melanjutkan pendakian kembali setelah berbuka puasa.
Bagi pendaki yang tidak terbiasa memulai pendakian malam hari, bisa melakukan pendakian sore hari pukul 15.00 hingga menjelang magrib. Dan melanjutkan pendakian kembali setelah berbuka puasa.
Atur lah waktu pendakian ini dengan sebaik-baiknya agar ibadah puasa kita juga tetap terjaga. Kita maksimalkan pendakian malam hari dan bisa beristirahat di siang hari.
6. Jangan Memaksakan Kondisi
Terakhir, jika memang kondisi badan dan kondisi alam tidak memungkinkan lagi, lebih baik jangan memaksakan. Sebab, bagaimana pun kondisi tubuh dan kesehatan itu sangat penting.
Rekomendasi Gunung-gunung yang Enak Didaki Saat Puasa Dari Saya :
- Gunung Gede (via Gunung Putri) : Ini bisa dimulai pendakian sore hari sekitar pukul 15.00. Saat magrib kita bisa merencakan berbuka puasa di Pos 3. Kemudian lanjut pendakian hingga Alun-alun Suryakencana diperkirakan pukul 22.00 atau lebih tergantung kondisi.
- Gunung Papandayan : Pendakian Gunung Papandayan lebih enak dimulai setelah subuh sebelum panas terik matahari. Kurang lebih 2 jam bisa tiba di Pondok Salada dan mendirikan tenda. Disana kita mengisi waktu untuk tidur dan menghabskan waktu menunggu waktu berbuka puasa.
- Gunung Prau : Ini hampir mirip dengan Gunung Papandayan sebab trek pendakian yang cukup singkat sehingga bisa menjaga ibadah puasa kita dengan baik.
Jika ada yang mempunyai rekomendasi lain, silahkan kita sharing disini. Sebenarnya ada juga gunung-gunung lain yang pernah saya coba mendakinya saat puasa, tetapi kurang bagus karena memerlukan tenaga ekstra yang bisa-bisa puasa kita terpaksa batal.
Itulah tips dari saya, semoga bermanfaat bagi pendaki yang ingin mendaki saat bulan puasa. Bagi yang ingin menambahkan dan mengoreksi tips dari saya, mari kita sharing dengan mengisi kolom komentar di bawah.
Salam,
Januar Arifin
![]() |
| Edisi Si Janu saat Ramadhan di Cikuray |





Friday, 10 July 2015

Berikan Komentar Anda: