Januar Arifin

Daftar Obat Penting Untuk Kegiatan Outdoor

Posted by Januar arifin on Sunday, 1 March 2015



Saya menemukan sumber tulisan yang sangat bagus sekali dan bermanfaat bagi pelaku kegiatan outdoor. Banyak para pelaku kegiatan outdoor terutama pendakian gunung menyepelekan hal ini. Sehingga saat rekan perjalanannya sakit tidak mempunyai obatnya.

Berikut Penjelasan beberapa obat yang penting dipersiapkan sebelum melakukan kegiatan outdoor : 

1. AINS (Anti Inflamasi Non Steroid)

Inflamasi adalah nama lain dari radang, dimana ditandai dengan tanda: merah, panas, bengkak, nyeri, dan gagalnya fungsi. Obat ini diberikan untuk mengatasi radang dengan ciri-ciri tersebut. Obat ini sering kita kenal dengan nama obat radang atau anti nyeri. Meski tidak sekuat morfin dll, namun paling tidak nyeri sedang bisa diatasin.
Daftar pembagian obat Ains :
Natrium Diklofenak- sering disebut cataflam
Dosis sediaan: 25 mg
Guna: efek mengurangi nyeri dan demam. Penggunaan untuk jenis-jenis nyeri sendi dan nyeri-nyeri ambang sedang.
Dosis: Dewasa 75-150 mg sehari 2-3 kali dosis terbagi sebelum makan.
Efek samping: paling sering: permasalahan lambung dan usus (tukak/iritasi)


Asam Mefenamat
Nah ini dia yang populer. Pasti selalu bawa kalau lagi jadi tim medis atau jaga saat naik gunung dll. Sering mendengar nama ponstan? Nah ini kandungannya.
Dosis tersedia: 500 mg. Dimakan 1 tablet saat nyeri, setelah makan.
Guna: Menurunkan rasa nyeri ringan sampai sedang, pengobatan tidak lebih dari 1 minggu.
Efek Samping: Permasalahan GIT (diare,mual,muntah,nyeri perut,konstipasi)


Paracetamol

Obat yang bisa ditemukan di warung
Dosis Sediaan Paracetamol 500 mg.
Penggunaan : Dewasa: 3x sehari 1-2 kaplet. Anak: 3xsehari ¼-1 kalpet
Guna :Untuk menyembuhkan demam dan berbagai nyeri pada: sakit kepala, otot, sendi, gigi, influenza, nyeri haid, demam, nyeri karena peradangan.
Efek Samping: Reaksi alergi: /gatal-gatal, mual, muntah.


2. OBAT MAAG

Maag itu apa sih? maag itu keadaan dimana isi lambung kosong (lambung melakukan pengosongan lambung buat disalurin ke usus) dan kondisi asam lambung meningkat. Respon ini diterima tubuh jadinya nyeri dan sakit di perut. kalau sampai gejala maag yang ulu hati sakit sekali dan muntah, itu karena asam lambungnya sudah naik ke atas (GERD).
berikut obatnya :
ANTASIDA
Dewasa : maag diminum saat perut kosong dapat mengurangi nyeri 20-60 menit
Guna: Merupakan basa basa lemah untuk menetralkan asam lambung, sehingga dapat meningkatkan pH. Dipakai pada tukak lambung usus dengan rasa terbakar pada hati. Obat ini yang ada di Promag atau Mylanta. Kalau ada yang maag ditenangin dulu, jangan langsung dikasih makan, bisa-bisa dia muntah langsung. Perutnya dinetralin dulu pake air sama antasida ini, baru setengah jam kemudian boleh makan.

OMEPRAZOLE

Dosis Sediaan 20 mg.
Dewasa: 20 mg atau 40 mg sekali sehari.
Obat ini udah beda level sama antasida gan. Ini sudah maag yang lama atau kronis pokoknya. Harganya juga lebih mahal dari antasid.


3. OBAT DIARE

a. Loperamide
Dosis Sediaan 2 mg.
Dewasa: 4 mg (2tablet dulu) baru diikut 2 mg berikutnya setelah BAB. Maksimal 8 tablet 1 hari.


b. Attapulgite/mollagit
Dewasa: 1,2-1,5 gram setiap BAB. Maksimal 9 gram sehari.


4. Obat Mual atau Muntah

Ini kasus di gunung yg sering ditemui. Orang naik gunung, masuk angin, kurang makan, dan maag, ditambah lagi dia asal naik aja tanpa adaptasi  ketinggian dan terjadilah mountain sickness.
Obat ini yg akan musti dikasih:

a. Metoclorpramid
Sediaan: 1 tablet 10 mg
Dewasa: 3xsehari 5-10 mg
Efek samping: mengantuk dan gelisah


b. Dimenhidrinat
Sering dikenal dengan nama antimo.
Dewasa: sebelum perjalanan 50-100mg satu kali.
Guna: Mabuk jalan dan muntah karena kehamilan
Efek samping: mengantuk berat

5. Obat Anti Alergi

Pernah nemuin kasus dimana temen mendaki gatal-gatal, merah, atau biduran? Nah itu ciri alergi. Anda siapkan obat ini saja:

- CTM
Sediaan 4mg
Dewasa: 3×1 sehari. Tidak melebihi 24 mg satu hari
Guna: – Reaksi alergi misalnya rhinitis allergic (bersin karena alergi), dapat menjadi tambahan pada obat batuk
Efek samping: mengantuk
Ini bahayanya ngantuk gan, biasanya ane ngasih yg bawah.

- Cetirizine dan loratadine
Sediaan 10 mg
Dewasa: 1 x 10 mg per HARI
Guna: Penggunaan pada reaksi alergi. Pada rhinitis(bersin karena alergi), gatal-gatal/biduran (urtikaria)
Efek samping: sakit kepala, bibir kering

- KORTIKOSTEROID
Nama pasaran: Dexametason
Doses Sediaan: 0.5 mg. Dosis tergantung kebutuhan/berat ringannya penyakit.
Untuk alergi: Dewasa : Awal, 0,75-9 mg/hari, terbagi dalam 2-4 dosis.Indikasi
Obat anti inflamasi (radang) yang kuat dan anti allergi (asma bronkial, dermatitis atopik, alergi obat, rinitis alergi)
Nah obat ini sering disebut obat dewa  Alergi, gatal, penyakit kulit, radang, asma, bisa diobatin pakai ini dengan dosis yg tepat.

Ini inti dari semuanya:
  1. Demam --> paracetamol 500 mg tablet
  2. Nyeri: (Sakit gigi, Menstruasi, yang pasti bukan maag, nyeri karena keseleo dll) : ponstan/asam mefenamat, diclofenac/kataflam
  3. Maag: antasid/promag/mylanta: sebelum makan, dikunyah
  4. Alergi/gatal2/biduran: cetirizin 1xsehari
  5. Maag > sebah > muntah : metoclorperamid dulu, kemudian kasih antasida. Jangan lupa kasih minum. Muntah itu mengeluarkan cairan, jadi takutnya dehidrasi trus kram.
  6. Asma : salbutamol 2mg + dexametason atau asma soho aja hehehe
Pokoknya semua ini ada di apotek. Saya juga kadang membawa semuanya di salah satu tas kecil yang semuanya berisi alat medis terutama obat-obatan. Tak lupa juga sediakan obat merah / betadine beserta kain kasa dan kapasnya.

Mari kita aplikasikan di kegiatan outdoor kita agar menjadi sebuah perjalanan yang safety atau aman tanpa adanya korban yang sakit. terima kasih sudah menyimak. terima kasih juga untuk sumber tulisan ini dari Agan chaadom di Kaskus. Link

Semoga bermanfaat. Salam Lestari !!!!

Tambahkan Komentar

3 comments:

  1. memang harusnya lengkap uda. untuk memenuhi safety procedure

    ReplyDelete
  2. daftar obatnya lengkap dan mungkin harus disiapkan juga obat-obatan untuk luka luar..
    salam

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu sudah ada saya tulis walau hanya sedikit di paragraf akhir...

      Delete